Categories
Uncategorized

Simak Cara Mengobati Amiloidosis yang Perlu Dipahami

https://cdn.interlatin.com/sdi/2019/09/30/como-se-desarrolla-la-amiloidosis-773559.jpg

Sumber: colombia.com

Anda jangan panik, saat protein abnormal ini bersarang dalam tubuh. Ada beberapa Cara Mengobati Amiloidosis. Sebelum hal itu dilakukan, ada baiknya anda menyiapkan biaya untuk berobat. Kondisi tersebut memang dapat menyerang organ-organ yang berperan penting dalam tubuh. Gangguan pada jantung yang tidak dapat memompa darah lagi. Hati dan ginjal juga tidak dapat membersihkan tubuh dari racun. Begitu juga organ lainnya.

Amiloidosis bukanlah suatu kondisi yang bisa disepelekan begitu saja. Memang protein dikenal sebagai senyawa yang membuat tubuh berfungsi dengan baik. Namun, hal itu bisa terjadi sebaliknya. Protein yang bernama amiloid ini menjadi pemicu terjadinya penyakit yang dapat mengancam keselamatan manusia.

Anda dapat melakukan serangkaian pengobatan untuk menekan agar protein amiloid ini tidak menyebar ke berbagai bagian dalam tubuh. Begini Cara Mengobati Amiloidosis:

  • Kemoterapi obat-obatan

Obat-obatan kemoterapi ini biasanya ada yang berbentuk pil tablet dan juga disuntikkan pada penderita penyakit kanker. Namun, juga bisa untuk memperlambat protein amiloid untuk berkembang biak. Terapi obat alkeran atau cytoxan merupakan obat  yang diberikan pada penderitanya.

  • Mengkonsumsi obat anti inflamasi.

obat deksametosan merupakan anti inflamasi yang dapat memperlambat pembentukan protein amiloid pada organ tubuh. Pengobatan itu juga dapat menghambat komplikasi yang terjadi pada orang-orang yang sudah memiliki riwayat penyakit kronis.

  • Transfusi sel darah

Proses transfusi dapat menggantikan sel sumsum yang sudah mulai rusak akibat pembentukan protein amiloid. Hal itu dikarenakan kemoterapi yang berdosis tinggi, sehingga mencegah pembentukkan protein abnormal ini.

Protein amiloid yang dimiliki tubuh dapat hilang dengan kemoterapi dan pemberian obat-obatan tersebut. Namun, ada efek samping yang harus siap-siap anda terima setelah melakukan pengobatan itu. berikut beberapa hal yang bisa terjadi pada anda:

  • Mengalami anemia.
  • Tidak memiliki energi (lemah)
  • Rambut rontok.
  • Mual dan muntah.
  • Sesak nafas
  • Ruam atau memar pada tubuh.

Setiap pengobatan memang mengalami resiko. Apalagi kemoterapi sering digunakan untuk membunuh tumor ganas di dalam tubuh. Bisa juga digunakan untuk menghambat pembentukkan protein amiloid. Hal yang dapat dilakukan untuk kembali normal bisa dengan mengubah kebiasaan lama. Anda yang menjalani hidup tidak beraturan. Makan sesuka hati. Jarang berolahraga, menjadi penyebab kembalinya.

Orang-orang yang memiliki keturunan penyakit kronis juga beresiko mengalami protein yang tidak normal. Saat anda melihat orang-orang terdekat yang mengalami kanker, penyakit jantung, ginjal atau hati, pasti sangat sedih. Apalagi harus memakan obat-obatan selama hidupnya dan juga harus cuci darah. Akibat dari meremehkan protein atau ketidaktahuan yang membuat protein itu muncul.

Anda dapat bercermin pada kondisi orang terdekat. Jangan sampai dalam tubuh anda juga terkena penyakit yang mematikan. Lakukan saja pengobatan seperti kemoterapi tadi agar protein amiloid tidak terbentuk lagi. memang fungsinya sama yaitu untuk membunuh atau menghambat benda asing dalam organ tubuh untuk berkembang. Namun, protein amiloid tidaklah separah kanker. Sel tumor masih bisa tumbuh meskipun sudah kemoterapi.

Cara Mengobati Amiloidosis memang dapat dilakukan melalui terapi obat-obatan. Namun, akan sia-sia jika anda kembali lagi pada gaya hidup yang tidak baik. Makan makanan yang tinggi protein dan berlebihan setiap hari. Tidak menjaga berat badan normal. Akibatnya bisa sangat gemuk atau turun drastis. Anda tidak mau bukan mengalami hal-hal yang tidak diinginkan. Tiba-tiba meninggal karena serangan jantung. Obati amiloidosis sesegera mungkin, setelah tahu kondisi tersebut terjadi.

Sumber health.detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *