Categories
Uncategorized

Masjid Astaka MTQ Nasional Batam

Siapa bilang Batam tidak memiliki tujuan wisata religi? Bila kalian main- main ke kawasan Dataran Engku Gadis, siap- siap terpukau dengan kemegahan Masjid Astaka MTQ Nasional.

Dibentuk pada 2014 silam, masjid yang satu ini ialah spot wisata man- made yang sangat mempesona. Didominasi corak putih yang suci, Masjid Astaka MTQ Nasional Batam memiliki 3 kubah serta 2 tower yang menjulang besar.

Kemegahan arsitektur bangunan bergaya kombinasi Melayu serta Timur Tengah ini, jadi energi tarik untuk turis buat semata- mata mampir serta melihat- lihat. Terlebih aksesnya yang sangat gampang, bisa dijangkau dari Pelabuhan Batam Centre, Masjid Raya Batam dan Alun- alun Dataran Engku Gadis.

Berbeda semacam masjid- masjid pada biasanya di Pulau Batam, Masjid Astaka MTQ Nasional Batam mempunyai suatu lapangan yang lumayan luas. Dari desainnya, lapangan ini memiliki style plaza yang dapat ditemui pada bangunan legendaris dunia, semacam Taj Mahal.

Sebab posisinya di Alun- alun Engku Gadis, Masjid Astaka MTQ Nasional Batam dibekali dengan lampu sorot pada tiap sudutnya. Sehingga, kala malam datang, Masjid Astaka MTQ Nasional Batam seakan jadi sumber sinar di tengah kota Batam.

Yang buat menarik merupakan Masjid Astaka MTQ Nasional Batam ini dibentuk bagaikan venue dari ajang Musabaqah Tilawatil Quran( MTQ) tingkatan nasional pada 2014 kemudian. Walaupun acaranya telah berakhir lama, masjid ini juga dialihfungsikan bagaikan tempat ibadah sekalian museum religi.

Terletak di jalan pelayaran dan bersebelahan dengan negeri orang sebelah Malaysia serta Singapore, posisi Batam sangat strategis. Tidak heran bila pariwisata saat ini jadi zona utamanya.

Pariwisata di Batam terus menggeliat. Suguhannya bukan lagi semata- mata bentang alam bahari. Tetapi kota ini mempunyai gedung- gedung unik yang menarik buat dikunjungi.

Salah satu destinasi manmade itu adalah

Astaka MTQ Nasional. Lokasinya terletak di Alun- alun Engku Gadis, Di Jalur Engku Gadis, Teluk Tering, Kota Batam. Bangunan yang dicat putih ini sangat megah dengan desain seragam masjid. Gedung ini memeliki 3 buah kubah serta 2 tower yang berdiri menjulang. Sedangkan bagian depannya suatu hamparan bluas berpaving

yang didisain bergaya plaza.

Bangunan Astaka yang megah ini ialah arena utama

buat aktivitas Musabaqah Tilawatil Quran( MTQ) di tahun 2014.“ Sehabis aktivitas itu berakhir bagunan tersebut kosong serta rencana buat alihkan guna bagunan ini juga mengemuka,” ucap Noeng Soelistyanto, masyarakat Batam

Laki- laki yang pula Pimpinan GenPI Kepulauan Riau ini menarangkan, rencananya, Astaka ini hendak jadi Gedung Museum di Kota Batam. Hendak terdapat akumulasi fasilitas

berbentuk Bibliotek Universal serta kantor Bagian Kesejahteraan Rakyat( Kesra) Pemkot Batam.

“ Meski masih dalam sesi penyempurnaan buat dijadikan Museum, namun tempat ini ramai didatangi turis buat berpotret- potret dengan latar belang gedung yang megah,” tutur Noeng.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *