Categories
Uncategorized

Kenali Ciri-ciri Mual Hingga Dehidrasi Pada Bayi

Bayi memiliki daya tahan tubuh yang belum berkembang dengan sempurna. Oleh karenanya sangatlah wajar jika bayi sering terserang berbagai penyakit jika tidak dirawat dengan baik. Sakit yang diderita oleh bayi dapat disebabkan oleh berbagai hal mulai dari makanan hingga cuaca. Salah satunya adalah muntaber. Apakah ada obat muntaber pada bayi ?

Muntaber atau muntah yang dibarengi dengan berak atau diare sangat rentan jika terjadi pada bayi. Hal ini dikarenakan muntah dan berak yang dialami biasanya mengeluarkan cairan tubuh yang tidak sedikit. Sehingga sangat berpotensi menimbulkan dehidrasi. Apa ciri ciri dehidrasi, berikut beberapa diantaranya.

1. Lemas. Ciri dehidrasi yang dialami oleh bayi dan dapat diamati dengan mudah adalah lemas. Bayi yang biasanya aktif bergerak akan cenderung diam dan lemas seperti tidak bertenaga. Maka ketika bayi Anda sedang diare, Anda harus peka terhadap perubahan aktivitasnya.

2. Elastisitas kulit berkurang. Ciri lain indikasi dehidrasi adalah berkurangnya elastisitas kulit. Cara mengeceknya sangatlah mudah. Dibuatlah kulit bayi Anda, jika kulit bayi Anda dapat kembali ke keadaan semula dengan cepat maka elastisitasnya masih baik. Sehingga kemungkinan dehidrasi belum terjadi. Namun Anda harus waspada jika terjadi hal sebaliknya.

Ciri lainnya adalah berkurangnya air mata bayi ketika menangis. Jika Anda ingin memberikan obat pada bayi Anda, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Jika sudah Anda dapat membeli obatnya di sehatkuy apotik, sebuah apotik dengan sistem online yang dapat memberikan kemudahan bagi Anda dalam memperoleh obat. Untuk info lebih lanjut kunjungi website Sehat Kuy.

Siapa yang ingin menjalani proses operasi. Namun jika hal tersebut harus dilakukan agar dapat

menyembuhkan sebuah penyakit pastilah akan dengan rela dijalani. Operasi memang bukan prosedur medis yang ringan. Prosedur medis ini biasa akan dilakukan dengan cara membedah bagian tubuh pasien. Sehingga berbagai faktor eksternal akan mempengaruhi keberhasilannya. Selain dari itu setelah operasi sekalipun seorang pasien harus memerlukan waktu untuk pemulihan, berbagai kendala dialami pada fase ini diantaranya adalah mual muntah setelah operasi.

Mual muntah setelah operasi merupakan pengaruh dari obat anestesi yang diberikan agar pasien tidak sadarkan diri. Bagaimana cara mengatasi mual muntah setelah operasi? Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan.

1. Berkonsultasi dengan dokter anestesi. Sebelum Anda menjalani proses operasi alangkah baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter anestesi Anda. Mintalah dokter untuk meresepkan obat anti mual dan muntah pasca operasi agar Anda tidak kerepotan setelahnya. Setelah itu Anda dapat membelinya di berbagai apotek, salah satunya di Sehat kuy apotik. Apotik dengan sistem penjualan online yang dapat mengantarkan langsung obat ke tempat Anda dioperasi.

2. Minum air putih. Setelah selesai menjadi proses operasi, Anda dianjurkan untuk meminum air putih dalam takaran sedikit demi sedikit. Hal ini dapat mengurangi rasa mual yang Anda keluhkan pasca operasi. Jika memungkinkan air putih yang diminum merupakan air putih hangat. Namun perlu diingat bahwa Anda baru boleh minum setelah buang angin.

Itulah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi efek mual dan muntah pasca operasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *